China (ANTARA) – Sedan listrik hasil kolaborasi Toyota dengan GAC bernama bZ7 dipastikan akan resmi diluncurkan di China pada Maret mendatang dengan kisaran harga 200.000 yuan atau setara Rp487 jutaan.
Laman Carnewschina, Selasa (20/1) melaporkan, mobil listrik segmen D ini menjadi salah satu model pertama di industri yang terintegrasi dengan ekosistem pintar Xiaomi, serta dibekali HarmonyOS 5.0 dari Huawei, model AI Momenta R6 Flywheel untuk sistem bantuan berkendara canggih (ADAS), dan sistem motor listrik DriveONE dari Huawei.
Dari sisi desain, GAC-Toyota bZ7 mengusung gaya fastback dengan ciri lampu siang hari berbentuk C khas Toyota dan lampu depan model memanjang di bagian tengah. Mobil ini juga dilengkapi lidar di atap, sementara lampu belakangnya menggunakan desain memanjang penuh yang selaras dengan bagian depan.
Baca juga: Toyota China pamerkan sedan listrik bZ7 sebelum resmi mengaspal
Selain lidar di atap, bZ7 dibekali lima radar gelombang milimeter, 11 kamera, dan 10 radar ultrasonik untuk mendukung sistem ADAS, serta menggunakan chip mengemudi otonom Nvidia.
Model Momenta R6 Flywheel memungkinkan fitur Navigate on Autopilot (NOA) untuk penggunaan di dalam kota dan jalan tol, bantuan parkir jarak jauh, serta parkir otomatis sepenuhnya. Atap kacanya juga menggunakan desain terpisah.
Baca juga: Toyota bZ7 EV memulai debutnya dengan Huawei HarmonyOS
Sebagai sedan menengah hingga besar, GAC-Toyota bZ7 memiliki dimensi 5.130 mm panjang, 1.965 mm lebar, dan 1.506 mm tinggi, dengan jarak sumbu roda 3.020 mm.
Konsumen dapat memilih tujuh warna eksterior, yaitu merah, putih perak, abu-abu, hitam, hijau, dan emas.
Mobil ini ditenagai sistem DriveONE dari Huawei dengan dua motor listrik yang menghasilkan tenaga maksimum 207 kW (278 hp). Baterai yang digunakan adalah lithium iron phosphate (LFP) dari CATL dengan pilihan kapasitas 88,13 kWh dan 71,35 kWh.
Baca juga: Toyota-GAC pamerkan bZ7 sebelum diluncurkan akhir tahun nanti
Kecepatan maksimalnya mencapai 180 km/jam. Baterai 88,13 kWh menawarkan jarak tempuh 680 km, 700 km, hingga 710 km berdasarkan standar CLTC, sementara baterai 71,35 kWh memiliki jarak tempuh 600 km.
Pada bagian interior, bZ7 dilengkapi layar tengah mengambang 15,6 inci (39,6 CM), panel instrumen LCD, serta head-up display (HUD). Seluruh varian menggunakan HarmonyOS 5.0 sebagai sistem operasi standar.
Baca juga: Toyota kenalkan bZ7 di ajang Shanghai Auto Show 2025
Baca juga: Mobil konsep Toyota bZ7 ditampilkan di China
Fitur lainnya meliputi pengisian daya nirkabel 50 W untuk ponsel bagi penumpang depan dan belakang, kulkas di dalam mobil, kontrol kendaraan jarak jauh melalui ponsel, serta 23 speaker.
Pewarta: Pamela Sakina
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026











